TELAH JAUH AKU BERJALAN

kesepianku selama ini
karena tidak kupahami
arti kehidupan
yang cuma mengejar kibasan angin
Kekasihku, ketololanku memuncak
ketika Engkau tertawa-tawa
memandangi kesigapanku
setelah Engkau memberi aku segera berlari
Kekasihku, sering kusorong kepada-Mu
sebentuk cincin cinta yang luka
semacam warna-warni bunga pamrih
yang kusematkan di gerai rambut-Mu yang teduh
telah jauh aku berjalan, ranjang dan berliku-liku
yang senantiasa berkubang dalam ketidak-tahuanku sendiri
sampai kini.



Amir Yahyapati
Kudus '93



0 Response to "TELAH JAUH AKU BERJALAN"

Posting Komentar

To Top Page Up Page Down To Bottom Auto Scroll Stop Scroll