SURAT DARI INDONESIA

―Buat Ellina di Bosnia

angin di sini selalu cerah
anak-anak berangkat sekolah
buruh-buruh ke pabrik petani ke sawah
burung-burungpun berkicau renyah

aku mendengar isak tangismu. Ellina
negerimu porak-poranda dalam gambar di koranku
masa depan di terkam Serbia
-tak ada harapan lagi, seperti rintihmu

pagi di sini sangat cerah
ingin ku undang engkau ke mari
kita bertukar kabar, bukan tentang perang
banyak sajak bisa kita bacakan
banyak protes bisa kita teriakkan

tapi laut membelah tempat kita
kulihat engkau selalu terisak
hidungmu telah letih mencium amis darah
matamu telah kuyu menatap mayat berserakan

kita adalah anak-anak yang mendamba kemerdekaan
tapi perang masih terus berkecamuk, mengikis harapan
tentara masih terus tak peduli pada bunga-bunga
negarawan masih terus sibuk berebut kursi dan meja

Ellina, siapa lagi yang terbantai hari ini?
ingin ku dengar jawabmu, tapi bukan tentang itu
kabarkanlah bahwa di negerimu masih ada bunga
kabarkan bahwa di negerimu banyak bendera berkibar
tapi bukan bendera perang

Ellina, di negeriku banyak umbul-umbul dan bendera
sebab pada bulan ini aku dan bangsaku merayakan
hari kemenangan atas penjajahan
aku ingin engkau segera memasang umbul-umbul dan bendera
merayakan kemenangan bangsamu.



Hawa Arofah
010893

0 Response to "SURAT DARI INDONESIA"

Posting Komentar

To Top Page Up Page Down To Bottom Auto Scroll Stop Scroll