Sajak Wayan Setiawan

PADANG

padang
membentang
wajahmu
lengang

―――――

JENDELA

mungkinkah jendela yang kau buka
membuka hatimu
yang lara?

―――――

MIMPI

musim hujan mimpi
menyirami hidupmu yang kering
dan mimpi itu semakin indah
ketika hidupmu semakin kering

―――――

MALAM

aku sudan bisa melihat bintang

―――――

ISTRI

sudah lahir istri
dari rahim ibu tercinta
"cepat besar, Nak,
kelak kan kuhadiahi
kau, seorang suami"
dan istri pun makin besar
sayang, suami makin kecil
―――――

GEDUNG-GEDUNG

Socrates tertimbun gedung-gedung
Plato menangisinya
Aristoteles mengusap air matanya

―――――

AWAN

awan putih
mirip mimpimu
terbang bersama merpati
senja hari

0 Response to "Sajak Wayan Setiawan"

Posting Komentar

To Top Page Up Page Down To Bottom Auto Scroll Stop Scroll